Mendigitalisasi Sistem Penjualan & Rekap Order Terpusat
Bagaimana NAMS membantu brand retail lokal beralih dari pencatatan manual via WhatsApp ke ekosistem toko online otomatis dengan sinkronisasi inventori dan konfirmasi pembayaran instan.
The Challenge
Tantangan operasional & kendala sistem lama sebelum perbaikan.
Sebelum implementasi sistem, klien mengelola lebih dari 80-120 transaksi per hari secara manual. Setiap pembeli mengirimkan bukti transfer via chat WhatsApp, yang kemudian harus diverifikasi manual oleh 3 staf admin di mutasi bank.
Proses ini menimbulkan beberapa titik kegagalan (*bottlenecks*):
- Waktu konfirmasi order lambat (rata-rata 30-45 menit per transaksi).
- Sering terjadi kesalahan pencatatan sisa stok produk (stok minus).
- Admin kewalahan merekap data alamat pengiriman saat promo akhir pekan.
- Laporan penjualan baru bisa selesai 2 hari setelah tutup buku bulanan.
The Solution
Arsitektur sistem baru yang dibangun oleh NAMS.
NAMS merancang ulang alur transaksi dari hulu ke hilir dengan prinsip Zero Friction Checkout dan Automated Background Workers.
Modul yang Diserahkan:
Technology & Results
Teknologi yang digunakan dan feedback dari klien.
Tech Stack:
“Dulu tim admin kami pusing setiap kali promo payday karena harus rekap chat satu per satu sampai larut malam. Sekarang sistem NAMS mengurus semuanya secara otomatis. Kami bisa fokus jualan tanpa takut stok berantakan.”